Senin, 28 November 2011

4 Langkah Menyegarkan Kembali Ingatan

Kompas.com - Setiap aspek dalam lingkungan memberi rangsangan pada otak, baik dalam hal positif atau negatif. Apa yang kita lihat, dengar, cium, rasa, dan sensasi lainnya yang kita alami setiap hari menjadi "santapan" bagi tubuh dan jiwa.
Sayangnya, apa yang kita hadapi setiap hari, mulai dari situasi kantor, sekolah, rumah sakit, jalan raya, hingga stasiun kereta, menawarkan "santapan" yang bersifat junk food untuk otak.
Untunglah kita tak perlu melakukan hal yang rumit untuk menyegarkan kembali otak. Caranya adalah dengan menciptakan lingkungan yang positif dan indah. Berikut adalah cara sederhana yang bisa kita lakukan.
1. Harmonisasi suara dan cahaya
Suara bisa menimbulkan efek merusak pada jiwa dan raga, tetapi suara yang harmonis memberikan dampak yang positif. Lakukan sebisa mungkin untuk mengurangi polusi suara. Rekamlah suara-suara yang menenangkan dan perdengarkan pada telinga beberapa menit setiap hari.
Sementara itu cahaya memiliki efek yang besar pada tubuh dan jiwa. Sinar matahari emrupakan sumber cahaya yang paling sehat karena mengandung gelombang panjang yang berpengaruh pada produksi hormon, metabolisme, dan jam biologis.
2. Mendekat pada alam
Dalam studi tahun 2008, ahli saraf John Jonides dan timnya melakukan pengukuran kemampun tes memori dan konsentrasi para mahasiswa, sebelum dan sesudah berjalan kaki.
Kelompok pertama diminta berjalan-jalan di sekitar taman yang penuh pepohonan dan bunga dan sisanya berjalan di pusat kota. Para peneliti menemukan mereka yang berjalan di taman kemampuan tes mereka naik 20 persen, sementara yang berjalan di pusat kota tidak ada perubahan.
3. Hirup udara segar
Selain suara yang harmonis dan cahaya, udara segar merupakan elemen esensial lainnya yang diperlukan untuk kesehatan jiwa dan raga. Kita mungkin tidak bisa mengubah kualitas udara di luar secara langsung, tapi kita bisa melakukannya di dalam rumah. Bila lingkungan Anda penuh dengan polusi atau debu, mungkin Anda memerlukan sistem penyaring udara.
4. Miliki hubungan yang harmonis
Orang yang memiliki hubungan yang harmonis dengan pasangannya pada umumnya lebih sehat, baik fisik atau psikis, dibanding orang yang masih melajang atau ditinggal pasangannya. Selain itu mereka yang kehidupan sosialnya baik risikonya untuk menderita Alzheimer lebih rendah.

Sabtu, 26 November 2011

Resep Rahasia Coca Cola Terungkap?


SAN FRANSISCO - Tidak banyak yang tahu apa kandungan yang terdapat di dalam Coca Cola.
 Sebuah website mengaku memiliki resep rahasianya.

Dilansir melalui Telegraph, Kamis (17/2/2011), situs bernama thisamericanlife.org mengklaim berhasil mengungkap kandungan dan porsi bahan-bahan yang terdapat di dalam minuman tersebut. 

Situs tersebut juga memberikan bukti foto. Foto tersebut berupa Atlanta Journal Constitution edisi tanggal 8 Februari 1979. Dalam jurnal tersebut terlihat foto seorang sedang membuka buku yang berisi replika resep milik John Pemberton.

John Pemberton sendiri merupakan penemu racikan bahan-bahan yang kini disebut sebagai minuman bersoda, Coca Cola. Pemberton sejatinya adalah ahli farmasi yang hidup pada tahun 1886. Sejak ditemukan, resep pembuatan Coca Cola hingga saat ini masih menjadi misteri. 

Buku resep itu dikabarkan berisi langkah-langkah dan pemberian dosis kandungan yang tepat dari semua jenis minyak berbeda yang dibutuhkan untuk bahan rahasia Coca Cola, yaitu Merchandise 7X.

Meskipun hanya memiliki kandungan satu persen dari total formula minuman itu, Merchandise 7X diperkirakan mampu memberikan rasa yang unik ke dalam minuman populer itu.

Saking rahasianya, buku resep rahasia milik Pemberton itu masih dalam penjagaan ketat di sebuah tempat di Atlanta, Georgia, selama 24 jam terus menerus.

Berikut daftar resep rahasia pembuatan Coca Cola.

Cairan ekstrak Coca 3x 1/8 drams USP
Citric acid 3 ons
Caffeine 1 ons
Sugar 30 (sebutan kuantitasnya tidak jelas)
Water 2.5 gal
Lime juice 2 pints 1 qrt
Vanilla 1 ons
Caramel 1.5 ons atau lebih sebagai pewarna
7X rasa ( 2 ons perasa untuk 5 galon sirup)
Alcohol 8 ons
Orange oil 20 tetes
Lemon oil 30 tetes
Nutmeg oil 10 tetes
Coriander 5 tetes
Neroli 10 tetes
Cinnamon 10 tetes (srn)


ADA ALKOHOLNYA ??? CKCKCKCK
SUMBER : KASKUS.US
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7088002

Senin, 05 September 2011

Kenari Bantu Cegah Kanker Payudara


KOMPAS.com - Konsumsi walnuts atau biasa disebut biji kenari ternyata memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Bahkan, khasiat yang hadir dalam biji kenari disinyalir mampu menurunkan risiko kanker payudara secara signifikan.
Temuan ini berdasarkan hasil penelitian yang dihimpun oleh para peneliti dari Marshall University, yang dilaporkan dalam Journal Nutrition and Cancer.
Dalam penelitiannya, peneliti melakukan pengujian pada seekor tikus untuk melihat manfaat dari konsumsi kenari. Hasil menunjukkan, risiko kanker payudara turun secara signifikan pada tikus yang mengonsumsi kenari setiap harinya dengan jumlah sedang.
Penelitian yang dipimpin oleh Elaine Hardman, dari Marshall Joan C. Edwards School of Medicine, juga membandingkan efek dari konsumsi makanan tertentu dengan pola makan yang mengandung kenari. Jumlah konsumsi kenari dalam pengujian setara dengan sekitar 2 ons per hari bagi manusia.
Hardman mengatakan bahwa selama periode penelitian, kelompok yang makan kenari sampai tahap kedua mengalami setengah penurunan kanker payudara dibandingkan dengan kelompok yang diet tanpa kenari. Bahkan, jumlah tumor dan ukuran kanker payudara secara signifikan jauh lebih kecil pada mereka yang mengonsumsi kenari.
"Makanan adalah obat yang penting dalam diet kita. Apa yang kita masukkan ke dalam tubuh akan membuat perbedaan besar. Makanan menentukan bagaimana tubuh berfungsi dan bereaksi terhadap penyakit dan kesehatan," katanya
Hardman mengatakan, penelitian lain secara jelas telah menunjukkan bahwa beberapa senyawa yang terkandung dalam kenari mampu mengurangi risiko kanker atau memperlambat pertumbuhan kanker.
"Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi kenari dapat menjadi bagian dari diet sehat dan mengurangi risiko kanker di generasi mendatang," tandasnya.

Selasa, 26 Juli 2011

Tak Semua "Fast Food" Itu Buruk

 
KOMPAS.com Meski lezat dan menggoda, makanan cepat saji kurang baik untuk kesehatan dan bikin badan melar. Tetapi, bukan berarti Anda tak boleh menikmati fast food sama sekali. Yang penting, perhatikan aturannya agar tubuh Anda tetap sehat dan berat badan tidak melonjak naik. 

1. Porsi KecilJika ingin makanan cepat saji, seperti hamburger, cheeseburger, atau ayam goreng, pilihlah menu anak-anak, atau porsi kecil. Pasalnya, dalam cheeseburger normal sebesar 7 ons, Anda akan mendapatkan 606 kalori dan 29 gram lemak. Untuk menyiasatinya, potong kecil cheeseburger tersebut. Bila hanya sepertiga yang dimakan, Anda akan mendapatkan 261 kalori dan 12 gram lemak. Berbagilah dengan sahabat. Tambahkan yoghurt sebagai penutup, untuk mengganti es krim atau puding cokelat. Kalau ingin menikmati es krim, kurangi porsinya. 

2. Tambahkan Sayuran

Hamburger atau sandwich adalah pilihan makanan sehat, bila tanpa keju, salad dressing, atau mayones. Ikan dan ayam memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibanding daging. Tapi, hindari memilih hamburger atau sandwich berisi ayam digoreng dengan tepung. Ayam digoreng cenderung membuat jantung bekerja lebih keras akibat tumpukan lemak. Selain itu, hilangkah keju, tambahkan daun selada, timun, dan tomat. Untuk saus, mustar dan olive oil bisa dijadikan pilihan. 

3. Kurangi Garam
Mintalah pada penyaji untuk mengurangi garam pada daging, ayam goreng, nasi ghoreng, terutama pada sandwich. Meski tak digoreng, daging sandwich memiliki kandungan garam tinggi yang dapat merusak jantung sehat. Selain itu, french fries juga tak bagus. Kandungan garam dan minyaknya bisa mengganggu kinerja jantung. Bila tak bisa menahan godaan, pesan dalam porsi kecil, share dengan teman. 

4. Nasi Merah
Sekarang sudah banyak restoran cepat saji yang menyediakan pilihan nasi merah. Bila ada, memilih nasi merah lebih baik dari nasi putih. Beras merah memiliki kandungan serat tinggi. Tak hanya mengenyangkan, tetapi juga menurunkan kolesterol dalam darah. Lemak yang terkandung dalam beras merah adalah lemak esensial yang baik untuk otak. Bahkan, menurut banyak penelitian, kandungan zat besi, vitamin, dan mineral dalam beras merah jauh lebih unggul dari beras putih. Selain itu, beras merah juga mengandung tiamini yang berfungsi menjaga metabolisme tubuh. 

5. Minuman Sehat
Menurut Judith Stern, ScD, RD, profesor nutrisi dari University of California, hampir dalam setiap minuman, mengandung gula, baik itu soda, capuccinno, maupun sari buah. Gula dalam minuman akan menaikkan kalori dalam tubuh dan menekan penyerapan nutrisi dari makanan. Soda berukuran regular bisa mengandung 425 kalori. Jadi, ada baiknya memilih jus buah murni tanpa gula, atau air mineral. Boleh juga memesan secangkir teh tanpa gula yang baik bagi jantung, dapat melawan kanker, dan menguatkan tulang.

(Bestari Kumala Dewi/Majalah Chic)

Senin, 25 Juli 2011

Sayangi Jantung, Kurangi Lemak dari Gorengan

KOMPAS.com — Berdasarkan statistik, sekitar 17,5 juta orang per tahun meninggal akibat penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyatakan penyakit kronis seperti penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di dunia.
Tingginya angka statistik tersebut memang ada penyebabnya. Peluang untuk terkena penyakit jantung koroner bisa dari berbagai sudut, baik yang tidak bisa dihindari, seperti faktor genetik, hingga yang faktor risiko yang masih dikendalikan, misalnya merokok dan pola makan.
Apa boleh buat, urusan kesehatan memang selalu bersaing dengan lidah. Makanan tinggi gula, garam, kurang serat, dan lemak jenuh yang berlebihan bisa jadi pintu masuk gangguan jantung dan pembuluh darah.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika terhadap 87.230 responden disebutkan, risiko stroke 44 persen lebih tinggi pada mereka yang hobi menyantap makanan berlemak.
Menurut dr Fiastuti Witjaksono, SpGK, ahli gizi dari Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia, konsumsi lemak orang Indonesia sangat tinggi. Sayangnya, konsumsi lemak itu kebanyakan berasal dari lemak jahat.
"Orang Indonesia mendapatkan lemak jahat terutama dari makanan yang digoreng. Pada dasarnya, minyak sayur adalah lemak tidak jenuh, tetapi proses pemanasan minyak dalam suhu tinggi itu mengubahnya menjadi lemak jenuh," katanya di sela-sela peluncuran Philips Airfryer, alat menggoreng tanpa minyak, di Jakarta, Jumat (22/7/2011).
Makanan yang digoreng tak bisa dimungkiri masih menjadi makanan favorit masyarakat di Tanah Air. Karena itu, menurut Fiastuti, peningkatan kesadaran makanan sehat perlu ditingkatkan.  
"Meningkatkan asupan makanan berserat dan mengurangi makanan yang mengandung minyak dan lemak bisa menjadi satu langkah untuk mendapatkan jantung yang sehat," katanya.
Saat ini Philips baru saja memperkenalkan alat untuk menggoreng tanpa memerlukan tambahan minyak goreng. Menurut Rudi Ashari, Brand Development Manager PT Philips Indonesia, Philips Airfryer menggunakan teknologi rapid air yang menggabungkan udara panas bersirkulasi cepat dan elemen pemanggang untuk menghasilkan makanan gorengan.
Teknologi inovatif itu juga memungkinkan makanan bisa digoreng hingga suhu mencapai 200 derajat celsius meski tanpa minyak. "Dengan alat ini, kandungan lemak dalam makanan bisa dikurangi hingga 80 persen tanpa mengurangi kerenyahan khas gorengan," katanya.

Jumat, 22 Juli 2011

BEDA SUSU BEDA NUTRISINYA



Kompas.com-  Dulu kita hanya mengenal susu sapi, tetapi sekarang ada berbagai pilihan susu, termasuk susu yang berasal dari tanaman seperti susu kedelai atau susu kacang almond. Kita juga bisa memilih susu yang organik atau susu yang langsung diminum dari sapi.
Berbagai pilihan susu itu ternyata juga mengandung nutrisi yang berlainan. "Beberapa produk sudah diperkaya dengan vitamin D. Ada juga produk bukan susu yang diperkaya dengan nutrisi seperti susu sapi sehingga bisa menjadi alternatif untuk mereka yang menderita laktosa intoleran," kata Jeannie Gazzaniga-Moloo, juru bicara American Dietetic Association.
Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing susu, simak penjelasan Gazzaniga berikut ini.
Susu Sapi
Plus: Susu sapi sangat kaya akan kalsium dan memiliki protein dua kali lebih banyak dibanding susu tipe lain. Walau saat ini ada beberapa jenis susu sapi, yang non lemak atau rendah lemak, masing-masing memiliki kandungan nutrisi hampir sama.
Minus: Untuk orang yang menderita laktosa intoleran, susu sapi bisa mendatangkan masalah seperti diare, perut kembung atau rasa tidak nyaman. Tetapi menurut National Digestive Diseases Information Clearinghouse, sebenarnya orang yang laktosa intorelan bisa minum hingga 4 ons susu setiap hari tanpa menderita gejala.
Susu Kedelai
Plus: Susu yang dibuat dengan cara merendam dan menghaluskan biji kedelai ini kaya akan kandungan protein dan kalsium serta tidak memiliki lemak jenuh. Kelebihan lain adalah rendah kalori dan memiliki berbagai rasa.
Minus: Produk kedelai bisa menghambat penyerapan protein dan mineral. Beberapa penelitian mengenai kedelai terhadap kanker payudara juga masih kontroversial, sebagaian menyebutkan konsumsi kedelai meningkatkan risiko kanker payudara.
Susu Kambing
Plus: Susu kambing sangat mudah dicerna karena molekul proteinnya berbeda bentuk dengan protein susu sapi. Selain itu kandungan kalsium dalam susu kambing tak kalah dengan susu sapi, plus mengandung lebih banyak triptophan, asam amino esensial.
Minus: Susu kambing juga mengandung laktosa sehingga seperti halnya susu sapi bisa menyebabkan keluhan pada orang yang laktosa intoleran. Selain itu tidak semua orang menyukai rasanya yang merupakan kombinasi asin dan manis, dengan bau cukup menyengat.
Susu Almond
Plus: Menurut Gazzaniga, dalam beberapa tahun terakhir ini susu almond cukup populer di Amerika. Susu yang diolah dari kacang almond yang dicampur dengan air dan pemanis ini juga mengandung vitamin, mineral, dan kandungan lemak lebih sedikit. Rasanya juga lebih enak dan kaya.
Minus: Hanya sedikit mengandung protein, sekitar 1 gram per cup, jauh lebih sedikit dibanding susu kedelai atau susu sapi yang mengandung 7-8 gram per cup. Susu jenis ini juga tidak direkomendasikan untuk orang yang alergi kacang dan kekurangan vitamin B. "Beberapa produk susu almond juga diberi tambahan pemanis," kata Gazzaniga.
Susu Beras
Plus: Terbuat dari beras, susu jenis ini mengandung sedikit lemak dan kalori. Tersedia pula dalam rasa vanila atau tawar, serta bebas laktosa dan kedelai.
Minus: Secara nutrisi, menurut Gazzaniga susu beras kalah dibanding susu-susu lainnya. Selain tidak mengandung vitamin A dan C, susu beras juga cuma punya sedikit protein. Susu Mentah
Plus: Susu yang langsung diambil dari sapi ini menurut Gazzaniga merupakan hadiah dari alam yang baik karena tidak diproses.
Minus: Susu segar yang tidak di-pateurisasi bisa mengandung bakteri berbahaya seperti salmonella, E.coli atau listeria. Menurut pusat pencegahan dan pengendalian penyakit di AS, dalam 13 tahun terakhir lebih dari 800 orang menderita sakit akibat mengonsumsi susu segar dan keju.
Susu organik
Plus: Para pendukung makanan organik menyebutkan susu organik dihasilkan dari sapi-sapi yang tidak diberi pakan mengandung hormon, antibiotik, pestisida, atau penyubur sintetik.
Minus: Harganya dua kali lipat lebih mahal dibanding susu non-organik. Namun menurut Gazzaniga, susu organik memiliki nutrisi dan manfaat kesehatan yang sama seperti susu sapi konvensional.
Sumber :
LiveScience

SUMBER VITAMIN C BUKAN HANYA JERUK

Kompas.com - Buah-buahan yang rasanya asam seperti jeruk selama ini identik sebagai buah yang kaya akan vitamin C. Padahal, ada buah lain yang kandungan vitaminnya tak kalah dengan jeruk atau lemon.
Buah kiwi mengandung 70 miligram vitamin C, jauh lebih tinggi dari kandungan vitamin C dalam jeruk. Dengan mengonsumsi satu buah kiwi setiap hari, kebutuhan vitamin C harian Anda sudah hampir tercukupi karena para ahli merekomendasikan asupan vitamin C 75 mg bagi wanita dewasa.
Bonus lainnya, kiwi mengandung potasium 20 persen lebih banyak dari pisang dan termasuk dalam sedikit dari buah dan sayur yang mengandung vitamin E.
Manfaat populer dari vitamin C adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian juga mengaitkan vitamin C dengan kesehatan mata, menurunkan risiko kanker dan menjaga kesehatan jantung. Asupan yang cukup juga membantu proses pembentukan kolagen dan berfungsi sebagai antioksidan. Vitamin C yang cukup juga akan menyamarkan kerutan.
Sumber vitamin C lainnya adalah sayuran hijau dan bumbu masakan seperti lada.
SUMBER : HEALTH