Kamis, 21 Juli 2011

PESAN KETUJUH PUGS : BERIKAN ASI SAJA PADA BAYI SAMPAI UMUR 6 BULAN DAN TAMBAHKAN MP-ASI SESUDAHNYA

  Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi. tidak ada satu pun makanan lain yang dapat menggantikan ASI, karena ASI mempunyai kelebihan yang meliputi 3 aspek, yaitu : aspek gizi, aspek kekebalan dan aspek kejiwaan, berupa jalinan kasih sayang yang penting untuk perkembangan mental dan kecerdasan anak.

     Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari ASI, maka ASI harus diberikan kepada bayi sesegera mungkin setelah dilahirkan (dalam waktu 30 menit setelah lahir), karena daya isap bayi pada saat itu paling kuat untuk merangsang produksi ASI selanjutnya.

     ASI yang keluar pertama kali sampai beberapa hari setela persalinan disebut kolostrum. Kolostrum mengandung zat kekebalan, vitamin A yang tinggi, lebih kental dan berwarna kekuning-kuningan. Oleh karena itu, kolestrum harus diberikan kepada bayi. Sekalipun produksi ASI pada hari-hari pertama baru sedikit, namun mencukupi kebutuhan bayi. Hindari pemberian air gula, air tajin, dan makanan pralaktal lainnya (sebelum ASI lancar diproduksi).

     Pada usia 0 - 6 bulan, bayi hanya diberi ASI saja (pemberian ASI Eksklusif), karena produksi ASI pada periode tersebut sudah mencukupi bayi untuk tumbuh kembang yang sehat. Pemberian makanan selain ASI pada umur 0 - 6 bulan dapat membahayakan bayi, karena bayi belum mampu memproduksi enzim untuk mencerna makanan selain ASI. Apabila pada periode ini, bayi dipaksa menerima makan selain ASI, maka timbul gangguan kesehatan pada bayi, seperti diare, alergi dan bahaya lain yang fatal. Tanda bahwa ASI Eksklusif memenuhi kebutuhan bayi antara lain : bayi tidak rewel, dan tumbuh sesuai grafik Kartu Menuju Sehat (KMS).

     Asi Eksklusif yaitu pemberian air susu ibu saja tanpa campuran cairan atau makanan lain. Agar pemberian ASI eksklusif dapat berhasil, selain tidak memberikan susu formula, perlu pula diperhatikan cara menyusui yang baik dan benar, yaitu tidak dijadwal, ASI diberikan sesering mungkin, termasuk menyusui pada malam hari. Ibu menggunakan payudara kanan dan kiri secara bergantian tiap kali menyusui. Disamping itu posisi ibu bisa duduk atau tiduran dengan suasana tenang dan santai. Bayi dipeluk dengan posisi menghadap ibu. Isapan mulut bayi pada puting susu ibu harus baik, yaitu sebagian besar areola (bagian hitam sekitar puting) harus masuk seluruhnya ke mulut bayi.

     Apabila payudara tersa penuh dan bayi belum menghisap secara efektif, sebaiknya seluruh ASI dikeluarkan dengan menggunakan tangan yang bersih.

     Keadaan gizi ibu yang baik selama hamil dan menyusui, serta persiapan psikologis selama kehamilan, akan menunjang keberhasilan menyusui.

     Seorang ibu yang menyusui harus menjaga ketenangan pikiran, menghindari kelelahan, membuang rasa khawatir yang berlebihan, dan percaya diri bahwa ASI-nya mencukupi untuk kebutuhan bayi.

     Kegagalan pemberian ASI eksklusif akan menyebabkan berkurangnya jumlah sl-sel otak bayi sebanyak 15-20 %, sehingga menghambat perkembangan kecerdasan bayi pada tahap selanjutnya.

     Apabila ibu menghadapi masalah seperti :
  • grafik pertumbuhan berat badan bayi tidak sesuai KMS,
  • puting lecet, payudara bengkak,
  • puting terbenam dan lain-lain
dianjurkan untuk tettap menyusui  sebelum dan sesusah bekerja. Ditempat kerja, ibu dapat mengeluarkan ASI-nya dengan tangan, dan disimpan dalam wadah bersih, tertutup, dan selanjutnya diberikan kepada bayinya saat ibu pulang ke rumah. ASI yang dikeluarkan tadi dapat disimpan dan tidak rusak selama 6 jam pada suhu kamar, atau selama 24 jam dalam lemari es. Apabila bayi/anak sakit, tetap teruskan menyusui dan berikan MO-ASI lebih cair/lunak.
     MP_ASI adalah makanan atau mnuman yang mengandung gizi yang diberikan kepada bayi/anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya selain ASI setelah umur 6 bulan. Pada umur 6 bulan, bayi terus minum ASI dan mulai diperkenalkan dengan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI), MP-ASI berbentuk lumat dan setengah cair. Ingat, berikan ASI dulu baru MP-ASI.

     Pada umur 6-9 bulan, kualitas kantitas MP-ASI perlu diperhatikan. MP-ASI diberikan sesuai umur bayi, minimal 3x sehari. Porsi MP-ASI setiap kali makan sebagai berikut :
  •  Pada umur 6 bulan, berikan minimal 6 sendok makan
  •  Pada umur 7 bulan, berikan minimal 7 sendok makan
  • Pada umur 8 dan 9 bulan, berturut-turut berikan 8 dan 9 sendok makan
     Sejak umur 10 bulan, makanan keluarga perlu diperkenalkan kepada bayi, agar pada umur 12 bulan, bayi sudah dapat  makan bersama keluarga. Porsi makanan anak 12 bulan kira-kira separuh porsi orang dewasa. Pemberian ASI tetap diteruskan sampai berumur 2 tahun. Makanan selingan yang bergizi tinggi (bubur kacang hijau, biskuit, pepaya/jeruk) perlu diberikan.

     Pada umur 23 bulan, secara bertahap anak perlu disapih. Antara lain dengan menjarangkan waktu menyusui.

Lihat juga pesan lain pada 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang.


Sumber :
Buku Pedoman Umum Gizi Seimbang (Panduan Untuk Petugas)
Dirjen Kesmas Dit Gizi Masyarakat Departemen Kesehatan Tahun 2003

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar